Wahai Maha Pemberi, maafkan diri ku yang kerap tak tahu diri.
Diatas sajadah tanganku yang menengadah hanya terisi dengan keluh kesah.
Sementara kasihMu selalu tercurah. Seakan aku lupa dengan nikmat yang tak akan mampuku jumlah.
Tuhan... bantu hamba mu ini pandai mensyukuri nikmat yang kau beri.
Agar nafsu duniawi tak berhasil menjadi belati untuk menikam tuannya sendiri.
Dengan begitu sekiranya bahagiapun sudi untuk menetap dihati.